Sabtu, 19 Mac 2011

Syahid, Alim, Qari Dan Dermawan Yang Akan Masuk Neraka

Daripada Abu Hurairah Radhiallahu 'Anhu berkata: Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda: "Sesungguhnya orang yang pertama sekali diputuskan hukumannya pada hari qiamat nanti ialah seorang lelaki yang mati syahid. Ia akan dihadapkan (kepada Allah SWT) lalu Allah SWT mengingatkannya akan nikmat yang pernah dianugerahkan kepadanya sewaktu berada di dunia dahulu, maka ia pun kembali mengingatinya, kemudian Allah SWT lalu bertanya kepadanya: "Apa yang engkau telah buat dengan nikmat yang telah Ku berikan kepadamu itu?" Ia menjawab: "Nikmat itu telah saya gunakan untuk berperang kerana membela agamaMu sehingga aku gugur sebagai syahid." Allah SWT berkata kepadanya: "Engkau bohong! Sebenarnya engkau berperang adalah dengan tujuan supaya engkau disebut-sebut sebagai seorang yang berani, dan telahpun dikatakan orang begitu kepadamu." Orang itu lalu diheret ke atas mukanya sehingga ia dicampakkan ke dalam neraka.

Kemudian dihadapkan pula seorang lelaki yang belajar ilmu agama dan Ia mengajarkannya kepada orang lain serta banyak membaca Al-Quran. Lalu Allah SWT mengingatkannya akan nikmat yang pernah dianugerahkan kepadanya sewaktu berada di dunia dahulu dan ia pun kembali mengingatinya, kemudian Allah SWT lalu bertanya kepadanya: "Apa yang telah engkau buat terhadap nikmat itu?" Ia lalu menjawab: "Aku telah belajar ilmu agama dan mengajarkannya kepada orang lain dan juga membaca Al-Quran untuk mencari keredhaanMu." Allah SWT berkata kepadanya: "Engkau bohong! Sebenarnya engkau belajar ilmu supaya engkau disebut-sebut sebagai orang yang alim dan engkau membaca Al-Quran supaya engkau dikatakan seorang 'Qari' yang pandai membaca Al-Quran, dan telahpun dikatakan orang begitu kepadamu." Orang itu lalu diheret ke atas mukanya sehingga ia dicampakkan ke dalam api neraka.

Kemudian dihadapkan pula seorang dermawan yang telah diluaskan Allah SWT akan rezekinya dan dikurniakan kepadanya bermacam-macam harta benda. Lalu Allah SWT mengingatkannya terhadap nikmat yang telah dianugerahkannya, maka ia pun mengingatinya kembali. Maka Allah SWT bertanya kepadanya: "Apa yang engkau perbuat ke atas nikmat yang telah Aku anugerahkan itu?" Ia menjawab : "Tiada suatu jalan pun yang engkau mahukan supaya diberikan derma kepadanya kecuali telah saya dermakan harta saya kepadanya." Allah SWT berkata engkau disebut-sebut sebagai seorang dermawan, dan telah pun dikatakan orang begitu kepadamu." Orang itu lalu diheret di atas mukanya sehingga dicampakkan ke dalam api neraka." (Hadith Riwayat Muslim)

Hadis di atas mengancam orang yang mengerjakan sesuatu amalan dengan niat riak dan mencari-cari pujian daripada manusia.

0 comments: